Pratika Indityaputri: Pengalaman Merantau dan Kerja di Hong Kong

July 5, 2020hellodiasporia

Diasporia kali ini ngobrol dengan Indit, seorang pramugari maskapai penerbangan internasional yang memiliki kantor pusat di Hong Kong. Sudah sejak tahun 2011 Indit menetap di Hong Kong disela – sela penerbangan nya, dan sudah sejak itu Indit melanglang buana, mengunjungi berbagai penjuru dunia dan bertemu orang – orang dari berbagai bangsa. Indit biasa share soal pengalamannya keliling dunia di blog pribadinya “A Little Thought Expression“, tapi kali ini Indit berbagi cerita lewat obrolan dengan Diasporia. Yuk intip cerita Indit! 

Hai Indit, ceritain dong kenapa kamu bisa tinggal di Hong Kong sekarang? 

Aku pindah ke Hong Kong tahun 2011, karena kebetulan keterima kerja di perusahaan yang memiliki basis disini setelah sebelumnya kerja di Jakarta selama 3 tahun. 

Sebelum pindah, kamu sempat punya keraguan nggak? Apa yang bikin kamu memutuskan untuk tetap pindah dan mengalahkan keraguan yang ada?

Oh tentu, keraguan itu wajar banget sih menurutku. Waktu itu aku sempat ragu mau pindah, karena sebelumnya aku nggak pernah tinggal di luar negeri dan jauh dari orang – orang terdekat. Nah, ini dapat kerjaan yang memang aku udah pengenin banget, tapi lokasinya di luar Indonesia dan aku harus meninggalkan keluarga, teman – teman, dan zona nyaman di Indonesia. Tapi waktu itu aku rasanya ini seperti kesempatan yang once in a lifetime. Apalagi dari dulu aku memang punya mimpi untuk melihat dunia. Akhirnya aku memutuskan untuk coba aja dan ambil kesempatan itu. Aku pikir, coba aja dulu, kalau nggak berhasil, yang penting udah nyoba. 

Setelah bertahun – tahun tinggal jauh dari Indonesia, apa sih yang paling kamu kangenin dari Indonesia, dan gimana cara mengatasinya?

Keluarga sama makanan. Kalo keluarga, aku usahain pulang sebulan sekali. Untungnya kalau makanan Indonesia nggak terlalu susah di Hong Kong jadi lumayan bisa terobati. Kalau kepepet, baru deh bikin sendiri! 

Sebagai pramugari, kamu kan sudah mengunjungi banyak negara lain. Menurut Indit, apa hal yang spesial dari Indonesia, dan nggak bisa ditemukan dimanapun?

Yang pasti sih keramahan penduduk Indonesia itu nomor satu, nggak bisa didapat dimanapun. Terus ya makanan lokalnya, dimana lagi bisa ketemu abang – abang gerobak yang lewat di depan rumah kalau nggak di Indonesia? 

 

Dimana “Rumah” bagi kamu? Apa sih artinya?

Rumah bagiku tetap Indonesia sih. Buatku, rumah itu artinya tempat dimana kita berasa pulang, dilimpahi kasih sayang sama orang – orang terdekat, dan berasa nyaman. Perasaan ini nggak bisa aku dapatkan dimana pun, cuma di Indonesia. 

Apa sih tantangan terbesar sebagai imigran dari Indonesia di Hong Kong, dan gimana cara mengatasinya? 

Tantangan terbesar menurut aku adalah kendala bahasa. Di Hong Kong kan bahasa utamanya Kanton. Memang di beberapa tempat banyak juga yang sudah bisa bahasa Inggris, tapi ya mau nggak mau aku harus belajar beberapa kata – kata dalam bahasa Kanton untuk percakapan sehari – hari. 

Sekarang kita ngomongin kerjaan ya. Di dunia kerja, hal apa yg dirasa beda bgt antara Hong Kong & Indonesia?

Wah, orang Hong Kong kalo kerja sangat efisien dan tepat waktu. Alur kerjanya cepat banget, ini menurut aku lumayan beda sama budaya kerja di Indonesia yang cenderung lebih lambat, kurang efektif dan kurang disiplin. 

Ada nggak tips buat perempuan indonesia yg mau mengejar karir di luar negeri?

Harus mandiri dan punya percaya diri yang tinggi, itu penting banget. Soalnya, hidup di luar negeri nggak seperti di Indonesia yang banyak fasilitasnya. Di luar negeri kita sebagai perempuan harus bisa mengerjakan banyak hal sendiri, misalnya ganti lampu sendiri, rakit perabotan rumah sendiri, hehe seru kan! 

Banyak yang bilang Hong Kong itu challenging. Tapi kamu berhasil tahan tinggal disana lebih dari 5 tahun. Ada tips untuk sukses tinggal di Hong Kong?

Kalau mau sukses tinggal di Hong Kong, harus berani dan tahan banting. Orang Hong Kong bukan tipe yang suka basa – basi, mereka cenderung lebih direct dan individualistis. Jadi jangan kaget kalau  tiba – tiba di marahin orang padahal kita nggak salah, harus berani buat speak up ya! Terus kita juga harus pelan – pelan belajar untuk mengikuti ritme kerja yang sangat cepat disini, supaya nggak ketinggalan. 

Pertanyaan terakhir, coba dong share 3 tempat di Hong Kong yang jadi favorit kamu dan bakal kamu kamu kasih lihat ke teman2 / keluarga yang mengunjungi kamu?

Wah sebenarnya banyak tempat favoritku di Hong Kong, tapi yang paling favorit ada Dragons Back, ini tempat hiking dengan trail yang lumayan gampang dan cocok untuk pemula. Setelah sampai atas, kamu bisa lihat pemandangan pulau – pulau yang menyerupai punggung naga. Terus ada Oceans Park, ini taman bermain yang ada roller coaster dengan pemandangan laut. Kebetulan aku suka banget main roller coaster, jadi tempat ini lumayan favorit. Terakhir sih Tsim Sha Tsui, disini bisa lihat pemandangan gedung – gedung dengan lampu – lampu kalau malam, pokoknya instagrammable banget deh! 

*semua foto disediakan oleh Indit dan diterbitkan atas izin yang bersangkutan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prev Post

Vira Cania Arman: Dari S2, Mencari Kerja, Hingga Bekerja di Belanda

July 5, 2020

Next Post

Dita Anggraeni: Cerita Kehidupan dan Tips Berkarir di New York

July 5, 2020